0811106108

Sejarah Kekhalifahan Abu Bakar Ash-Siddiq

$rows[judul]

KHALIFAH ABU BAKAR ASH-SIDDIQ

Abu Bakar Ash-Siddiq (nama lengkapnya Abu Bakar Abdullah bin Abi Quhafah bin Ustman bin Amr bin Masud Taim bin Murrah bin ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr At-Taiman Al-Quraisy ). Dilahirkan pada tahun 573 M. Ayahnya bernama Ustman (Abu Kuhafah) bin Amir bin Ka’ab bin Saad bin Laym bin Mun’ah bin Ka’ab bin Lu’ay, yang mana berasal dari suku Quraisy.  Sedangkan ibunya bernama Ummu Al-Khair Salamah binti Sahr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taym bin Murrah. Garis keturunannya ketemu pada neneknya, yaitu Ka’ab bin Sa’ad.[i] Dimasa jahiliyyah barnama Abdul Ka’ab, lalu ditukar oleh Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassalam menjadi Abdullah * Kuniyyahnya *Abu Bakar. Beliau diberi kuniyah Abu Bakar (Awal Mula) kerena di waktu awal beliau telah masuk Islam. Gelarnya Ash-Siddiq (yang membenarkan). Beliau di beri gelar ash-siddiq karena yang langsung membenarkan Rasullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam dalam berbagai macam peristiwa, terutama peristiwa Isra’ Mi’raj.

Perihal perawakan Abu bakar, menurut riwayat putrinya, Aisyah  (Ummul Mukminin) bahwa kulitnya putih, badannya kurus, pipinya tipis, mukanya kurus, matanya cekung, dan keningnya menjorok ke depan. 

Perihal ahlaknya, menurut Ibnu Hisyam beliau terkenal sebagai seorang pemurah, ramah, pandai bergaul dan suka menolong.

Abu Bakar merupakan orang yang peretama masuk Islam ketika Islam mulai didakwahkan. Baginya, tidaklah sulit untuk mempercayai ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Dikarenakan sejak kecil, ia telah mengenal keagungan nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam. Setelah masuk Islam, ia tidak segan untuk menumbuhkan segenap jiwa dan harta bendanya untuk Islam. Tercatat dalam sejarah, dia pernah membela nabi tatkala nabi disakiti oleh suku Quraisy, menemani Rasul hijrah, membantu kaum yang lemah dan memerdekakannya , seperti Bilal, setia dalam setiap peperanngan, dan lain-lain.

Abu Bakar juga mempunyai sifat sabar, berani, tegas, dan bijaksana. Karena kesabarannya banyak sahabat masuk Islam karena ajakannya, seperti: Usman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, Saad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam, Abu Ubaidah bin Jarrah, Abdullah bin Mas'ud, dan Arqom bin Abil Arqom.

Pada saat pertempuran di Ajnadain negeri syam berlangsung, khalifah Abu Bakar menderita sakit. sebelum wafat, beliau telah berwasiat kepada para sahabatnya, bahwa khalifah pengganti setelah dirinya adalah umar bin Khattab. hal ini dilakukan guna menghindari perpecahan diantara kaum muslimin.

Beberapa saat setelah Abu Bakar wafat, para sahabat langsung mengadakan musyawarah untuk menentukan khakifah selanjutnya. telah disepakati dengan bulat oleh umat Islam bahwa Umar bin Khattab yang menjabat sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakar. piagam penetapan itu ditulis sendiri oleh Abu Bakar sebelum wafat.Setelah pemerintahan 2 tahun 3 bulan 10 hari (11 – 13 / 632 – 634 M),khalifah Abu Bakar wafat pada tanggal 21 jumadil Akhir tahun 13 H / 22 Agustus 634 Masehi.

Semoga bermanfaat .. 

Lajnah Dakwah

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)